Dolar AS Naik , Harga Emas Malu Untuk Turun
PILARGLOBALNEWS,--Dolar AS naik tangga terdorong yield Obligasi 10 Tahunan Amerika Serikat padahal sebelumnya merengek mau naik tangga.
harga emas spot turun 0.7% ke $1743.73 per ounce pada pukul 15:16 GMT, berbalik dari level tertinggi sejak 1 Maret di $1758.45 yang tersentuh Kamis kemarin.
Harga emas futures di Comex New York pun turun 0.8% ke $1744.20.
Optimisme pasar akan pemulihan ekonomi global kembali tumbuh, menyusul laporan data inflasi China dan Amerika yang membaik. Inflasi Produsen China di bulan Maret melonjak dengan laju terpesat sejak Juli 2018, sementara AS mengumumkan kenaikan Inflasi Produsen (PPI) bulan Maret sebesar 1%. Angka tersebut lebih tinggi daripada ekspektasi dan naik dari pertumbuhan periode sebelumnya yang hanya mencapai 0.5%.
Data inflasi kedua raksasa ekonomi dunia tersebut membangkitkan kembali minat risiko. Efeknya, yield obligasi 10-tahunan Amerika Serikat yang sebelumnya tertekan kini rebound dan mengangkat Dolar AS. Hal itu berpengaruh langsung terhadap pergerakan emas.
Namun demikian, para analis masih memprospek kenaikan harga emas dalam jangka panjang. Pasalnya, potensi kenaikan inflasi seharusnya dapat mengembalikan daya tarik emas sebagai aset anti inflasi. "Kondisi yang mengandung potensi kenaikan inflasi umumnya dipandang sebagai pendukung harga emas," tutur David Meger, analis dari High Ridge Futures.
Senada dengan Meger, Davis Hall dari Indosuez mengatakan bahwa penurunan yang terjadi pada malam ini hanyalah bentuk "koreksi kecil" dalam sentimen bullish dalam jangka panjang.(reddilansirdiseputarforex)
Tidak ada komentar